ANALISIS DINAMIKA MASYARAKAT
A.
OTORITER
DAN DEMOKRASI.
1.
Otoriter.
Otokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang kekuasaan
politiknya dipegang oleh satu orang. Istilah ini diturunkan dari bahasa
Yunani autokrator yang secara harfiah berarti berkuasa sendiri atau penguasa
tunggal. Otokrasi biasanya dibandingkan dengan dengan oligarki (kekuasaan
minoritas) dan demokrasi (kekuasaan mayoritas). Orang yang melaksanakannya
disebut pemimpin yang otoriter.
Kelebihan otokrasi :
v Konflik
dalam masyarakat cenderung berkurang karena adanya pengawasan hal-hal yang
dianggap dapat menggoncangkan masyarakat.
v Mudah
membentuk penyeragaman/integritas dan konsensus yang diharapkan
khususnya secara umum pada negara sedang membangun yang memerlukan
kestabilan.
khususnya secara umum pada negara sedang membangun yang memerlukan
kestabilan.
Kekurangan
otokrasi :
v Adanya
penekanan terhadap keinginan untuk bebas mengemukakan
pendangan/ pendapat.
pendangan/ pendapat.
v Mudah
terjadi pembredelan penerbitan media yang cenderung
menghancurkan suasana kerja dan lapangan penghasilan yang telah mapan.
menghancurkan suasana kerja dan lapangan penghasilan yang telah mapan.
v Tertutupnya
kesempatan untuk berkreasi.
Pada gaya kepemimpinan otokrasi, pemimpin
mengendalikan semua aspek kegiatan. Pemimpin memberitahukan sasaran apa saja
yang ingin dicapai dan cara untuk mencapai sasaran tersebut, baik itu sasaran
utama maupun sasaran minornya. Pemimpin juga berperan sebagai pengawas terhadap
semua aktivitas anggotanya dan pemberi jalan keluar bila anggota mengalami
masalah. Dengan kata lain, anggota tidak perlu pusing
memikirkan apapun.
Anggota cukup melaksanakan apa yang diputuskan pemimpin.
2.
Demokrasi.
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang semua warga negaranya memiliki hak setara dalam
pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan
warga negara berpartisipasi—baik secara langsung atau melalui perwakilan—dalam
perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup
kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan setara. Demokrasi
berasal dari bahasa Yunani demokratia "kekuasaan rakyat" yang terbentuk dari demos "rakyat" dan kratos "kekuatan" atau
"kekuasaan".
Kelebihan
demokrasi :
v Kekuasaan
ada di tangan rakyat sehingga jalannya pemerintahan sesuai dengan kehendak
rakyat.
v Adanya keterlibatan warga negara (rakyat) dalam
pengambilan keputusan politik, baik langsung maupun
tidak langsung.
v Pemerintahan
berdasarkan persetujuan dari yang diperintah.
v Adanya
pembatasan kekuasaan secara konstitusional.
v Kesamaan
dalam hukum dan pemerintahan.
v Adanya
nilai-nilai kebersamaan mencapai tujuan dengan mufakat.
Kekurangan
demokrasi :
v Pembuatan keputusan atau kebijakan publik
umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat
terjadi keputusan tidak tegas.
v Pembuatan keputusan memakan waktu yang
lama.
B.
TRADISIONAL DAN MODERN.
1.
Tradisional.
Masyarakat
tradisional ialah masyarakat yang masih banyak dikuasai oleh adat istiadat
lama. Adat istiadat adalah suatu aturan yang sudah mantap dan mencakup segala
konsepsi sistem budaya yang mengatur tindakan atau perbuatan manusia dalam
kehidupan sosialnya.
Ciri
– ciri masyarakat tradisional :
v Hubungan
dalam keluarga dan dalam masyarakat setempat sangat kuat.
v Organisasi
social pada pokoknya didasarkan atas adat istiadat yang terbentuk menurut
tradisi.
v Kepercayaan
kuat terhadap kekuatan-kekuatan gaib yang mempengaruhi kehidupan manusia, akan
tetapi dapat dikuasai olehnya.
v Tidak
ada lembaga-lembaga khusus untuk memberi pendidikan dalam bidang teknologi.
Keterampilan diwariskan oleh orang tua kepada anak sambil berpraktek dengan
sedikit teori dan pengalaman dan tidak ada hasil pemikiran atau eksperimen.
v Tingkat
buta huruf relative tinggi.
v Hukum
yang berlaku tidak tertulis, tidak kompleks, dan pokok-pokoknya diketahui dan
dipahami oleh semua warga masyarakat yang sudah dewasa.
v Ekonominya
sebagian besar meliputi produksi untuk keperluan keluarga sendiri atau untuk
pasaran kecil setempat, sedangkan uang sebagai alat penukar dan alat pengukur
harga berperan secara terbatas sekali.
v Kegiatan
ekonomi dan sosial yang memerlukan kerjasama orang banyak dilakukan secara
tradisional dengan gotong royong atau tidak dalam konteks hubungan kerja sama
antara buruh dengan majikan
Sistem
ekonomi tradisional terdapat pada kehidupan masyarakat sederhana yang
menggantungkan pada hasil alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kelebihan sistem ekonomi tradisional :
v Tidak terjadi persaingan usaha karena semua kegiatan dilakukan
berdasarkan kebiasaan.
v Kegiatan yang dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup
sehari-hari.
v Dengan sifat kekeluargaannya, masyarakat hidup dalam
kebersamaan.
Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional :
v Hasil produksi terbatas sehingga masyarakat tidak berusaha
mencari keuntungan atau laba.
v Pola pikir masyarakat tidak berkembang karena diakibatkan
oleh pengaruh tradisi.
v Tidak memperhitungkan efisiensi dan penggunaan sumber daya.
v Kegiatan ekonomi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup saja,
tidak untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan.
2.
Modern.
Masyarakat modern
adalah masyarakat yang sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya
yang terarah ke kehidupan dalam peradaban dunia masa kini. Masyarakat modern
relatif bebas dari kekuasaan adat-istiadat lama. Karena mengalami perubahan
dalam perkembangan zaman dewasa ini.
Modernisasi
merupakan hasil dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
yang terus berkembang sekarang ini. Tingkat teknologi dalam membangun
modernisasi betul-betul dirasakan dan dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,
dari kota metropolitan sampai ke desa-desa
terpencil.
Kelebihan
modernisasi :
v Perubahan
Tata Nilai dan Sikap, adanya modernisasi dalam zaman sekarang ini bisa dilihat
dari cara berpikir masyarakat yang irasional
menjadi rasional.
v Berkembangnya
ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan
teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk
berpikir lebih maju, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pula yang
membentuk masa modernisasi yang terus kian berkembang dan maju di waktu
sekarang ini.
v Tingkat
Kehidupan yang lebih Baik. Dibukanya industri atau industrialisasi
berdasarkan teknologi yang sudah maju menjadikan nilai dalam memproduksi
alat-alat komunikasi dan transportasi
yang canggih, dan juga merupakan salah satu usaha mengurangi pengangguran dan
meningkatkan taraf hidup masyarakat, hal ini juga dipengaruhi tingkat ilmu
pengetahuan dan teknologi yang membantu perkembangan modernisasi.
Kelemahan modernisasi :
v Pola
Hidup Konsumtif. Perkembangan teknologi industri yang sudah modern dan semakin
pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu
masyarakat mudah tertarik untuk menkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang
ada, sesuai dengan kebutuhan masing – masing.
v Sikap
Individualistik. Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat
mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Padahal
manusia diciptakan sebagai makhluk sosial.
v Gaya
Hidup Kebarat-baratan. Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di
Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak
lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
v Kesenjangan
Sosial. Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu
yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam
jurang pemisah antara individu dengan individu lainnya. Dengan kata lain
individu yang dapat terus mengikuti perkembangan jaman memiliki kesenjangan
tersendiri terhadap individu yang tidak dapat mengikuti suatu proses
modernisasi tersebut. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan sosial antara
individu satu dengan lainnya, yang bisa disangkutkan sebagai sikap
individualistik.
v Kriminalitas.
Kriminalitas
sering terjadi di kota-kota besar karena menipisnya rasa kekeluargaan, sikap
yang individualisme, adanya tingkat persaingan yang tinggi dan pola hidup yang
konsumtif.
C.
AGRARIS
DAN TEKNOLOGI
1.
Agraris.
Agraris
dapat
dikatakan juga dengan istilah pertanian. Negara agraris adalah negara yang sebagian besar penduduknya mempunyai mata
pencaharian sebagai petani. Mata pencaharian utama masyarakat pada umumnya
adalah petani. Berbagai hasil pertanian diunggulkan sebagai tulang punggung
perekonomian. Para petani pun mendapat posisi yang mulia dengan berbagai
pandangan, bantuan dan dukungan baginya.
Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber
daya hayati
yang dilakukan manusia
untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan
hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya
hayati yang termasuk dalam pertanian biasa difahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam (bahasa
Inggris: crop cultivation) serta pembesaran hewan
ternak (raising), meskipun cakupannya dapat
pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan.
Kelebihan masyarakat agraris:
v Setiap masyarakat termotivasi untuk menjadi produsen.
v Produksi tidak ditujukan untuk mencari keuntungan saja tetapi
juga untuk menjaga keseimbangan alam.
v Dalam hal pangan tidak akan mengalami kesulitan karena mampu
menghasilkan pangan sendiri tanpa harus mengimpor dari luar.
v Memungkinkan rakyat memiliki mata pencaharian dengan bertani.
Kekurangan
masyarakat agraris :
v Jenis dan jumlah pangan yang dihasilkan sering tidak
mencukupi kebutuhan.
v Kekurangan bahan untuk mengolah lahan sehingga sering membeli
dari luar.
v Kurangnya sember daya manusia sehingga hanya terpaku pada
pertanian saja.
2.
Teknologi.
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan
barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Menurut Poerbahawadja Harahap, Teknologi adalah : 1)
Ilmu yang menyelidiki cara- cara kerja di dalam tehnik; 2) Ilmu pengetahuan
yang digunakan dalam pabrik- pabrik dan industri- industri.
Teknologi masa kini telah banyak berkembang di
masyarakat. Penggunaan teknologi oleh manusia sendiri diawali dengan alat-alat
sederhana yang dibuat oleh manusia pada jaman dahulu. Contohnya saja pada
teknologi otomotif, mungkin roda saat ini dianggap oleh manusia hanya biasa
saja. Namun pada jaman dahulu teknologi tersebut adalah teknologi paling
inovatif, karena roda sangat membantu manusia untuk perjalanan. Namun jika
dibandingkan dengan teknologi jaman sekarang, roda mungkin hanya tinggal
sejarah. Namun, teknologi jaman sekarang masih terus berkembang pesat dan
menciptakan inovasi dan karya-karya terbaru.
Kelebihan teknologi :
v Mempermudah dan mempercepat pekerjaan yang kita
lakukan.
v Mempermudah dan mempercepat penyebaran informasi.
v Banyaknya penggunaan teknologi semakin membukan
lowongan kerja.
v Membuka peluang bisnis bagi seseorang dengan
teknologi.
v Dapat menghemat waktu dan tenaga dalam
mengerjakan sesuatu.
Kekurangan teknologi :
v Manusia semakin tergantung dengan teknologi.
v Menurunnya semangat belajar karena adanya
teknologi.
v Isu SARA, kekerasan dan pornografi menjadi hal
yang biasa.
v Meningkatnya tindak kejahatan dalam teknologi.
D.
KONSUMTIF DAN PRODUKTIF.
1.
Konsumtif.
Konsumtif
diartikan sebagai pemakaian (pembelian) atau pengonsumsian barang-barang yang
sifatnya karena tuntutan gengsi semata dan bukan menurut tuntutan kebutuhan
yang dipentingkan (Barry, 1994). Oleh karena itu, arti kata konsumtif
(consumtive) adalah boros atau perilaku yang boros, yang mengonsumsi barang
atau jasa secara berlebihan.
Dalam arti luas konsumtif adalah perilaku berkonsumsi yang boros dan berlebihan, yang lebih mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, serta tidak ada skala prioritas atau juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bermewah-mewah.
Dalam arti luas konsumtif adalah perilaku berkonsumsi yang boros dan berlebihan, yang lebih mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, serta tidak ada skala prioritas atau juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bermewah-mewah.
Dampak
perilaku konsumtif :
v Mengakibatkan keuangan yang tidak stabil.
v Mengakibatkan pembelian barang yang tidak tepat
guna sehingga terkadang tidak terpakai (mubadzir).
v Mematikan tingkat kreatifitas pada diri
seseorang.
2.
Produktif.
Produktif adalah kemampuan untuk menghasilkan
sesuatu atau banyak mendatangkan hasil. Dengan kata lain, produktif dapat
diartikan sebagai menghasilkan sesuatu.
Dampak perilaku produktif :
v Pengaturan keuangan yang stabil.
v Menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya
dan orang lain.
v Meningkatkan kreatifitas dalam diri seseorang.
v Dapat menyediakan lapangan kerja untuk orang
lain.
E.
RASIONAL DAN IRASIONAL.
1.
Rasional.
Rasional diambil dari kata bahasa inggris rational yang
mempunyai definisi yaitu
dapat diterima oleh akal dan pikiran dapat
dipahami sesuai dengan kemampuan otak. Hal-hal yang rasional adalah suatu
hal yang di dalam prosesnya dapat dimengerti sesuai dengan kenyataan dan realitas yang
ada. Biasanya kata rasional ditujukan untuk suatu hal atau kegiatan yang masuk diakal dan diterima
dengan baik oleh masyarakat. Rasional
juga berarti norma - norma yang sudah baku di dalam masyarakat dan
telah menjadi suatu hal yang biasa dan permanen.
Contoh dari tindakan
rasional antara lain seperti:
·
Seseorang diberi hadiah karena sudah menolong orang
lain.
·
Seseorang tidak mempercayai hal - hal yang belum
dilihatnya.
Kelebihan
berpikir rasional :
v Memiliki
cara pandang yang kritis terhadap suatu hal.
v Sangat
membantu dalam hal yang berhubungan dengan ilmiah.
v Dapat
menemukan kebenaran suatu hal secara rasional.
v Mengembangkan
kapasitas intelektual.
Kekurangan
berpikir rasional :
v Orang yang
selalu mengutamakan hal-hal yang rasional saja terkadang tidak percaya terhadap
hal-hal yang bersifat supra rasional.
2. Irasional.
Irasional
adalah sesuatu yang tidak dapat diterima oleh akal atau hal lain yang berada di luar jangkauan rasionalitas
manusia dan bertentangan
dengan akal budi manusia yang sehat. Contohnya yakni kasus
orang yang secara tiba-tiba kaya mendadak melalui minyak penglaris dari dukun
termasuk dalam kategori ini.
Kelebihan
berpikir irasional :
v Orang
seperti ini biasanya pandai berintuisi.
v Jika ia
seorang pengarang tentu akan bermanfaat untuk didirnya.
Kekurangan berpikir irasional :
v Takut akan
hal-hal yang tidak masuk akal.
v Akan
dianggap oleh sebagian orang sebagai orang yang kurang normal.
F. SISTEM TERTUTUP DAN SISTEM TERBUKA (INDUSTRIALISASI).
1.
Sistem
Tertutup.
Sistem
tertutup merupakan suatu keadaan ekonomi yang masyarakatnya merupakan masyarakat
agraris dan tidak melek atau tidak kenal teknologi.
Kelebihan
sistem tertutup :
v Tetap
terjaganya keseimbangan alam.
v Lebih banyak
membutuhkan tenaga manusia sehingga manusia tidak malas.
Kekurangan sistem tertutup :
v Menjadikan
masyarakat semakin tertinggal dari bangsa lain.
v Lebih banyak
memakan waktu dan tenaga.
2.
Sistem
Terbuka (Industrialisasi).
Industrialisasi adalah suatu proses perubahan sosial ekonomi yang mengubah sistem pencaharian masyarakat agraris menjadi masyarakat industri. Industrialisasi juga bisa diartikan sebagai suatu keadaan
dimana masyarakat berfokus pada ekonomi yang meliputi pekerjaan yang semakin
beragam (spesialisasi), gaji, dan penghasilan yang semakin tinggi.
Industrialisasi adalah bagian dari proses modernisasi dimana perubahan sosial dan perkembangan ekonomi erat
hubungannya dengan inovasi teknologi.
Kelebihan
sistem terbuka :
v Hemat waktu
dan tenaga.
v Penghasilan
yang berlipat.
v Tidak
tertinggal dari bangsa lain.
v Banyaknya
inovasi.
v Pekerjaan
yang beragam.
Kekurangan
sistem terbuka :
v Meningkatnya
pencemaran lingkungan.
v Dunia bisnis
yang tidak jujur.
v Masalah
kesehatan akibat industri.
G.
ORIENTASI MASYARAKAT DAN ORIENTASI MASA DEPAN.
1.
Orientasi Masyarakat.
Orientasi masyarakat
adalah peninjauan untuk menentukan sikap (arah, tempat, dsb) yg tepat dan benar
oleh suatu masyarakat.
Kelebihan orientasi
masyarakat :
v Mendidik
masyarakat agar menjadi masyarakat yang berdaya guna.
Kekurangan orientasi
masyarakat :
v Terkadang
tidak permanen.
v Berlaku
sementara.
2.
Orientasi Masa Depan.
Orientasi masa depan menurut Nurmi
(1989) merupakan gambaran yang dimiliki individu tentang dirinya dalam konteks
masa depan. Gambaran ini
memungkinkan individu untuk menentukan tujuan-tujuannya, dan mengevaluasi sejauh mana tujuan-tujuan tersebut dapat direalisasikan. Proses pembentukan orientasi masa depan secara umum dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap motivasi, tahap perencananaan, dan tahap evaluasi.
memungkinkan individu untuk menentukan tujuan-tujuannya, dan mengevaluasi sejauh mana tujuan-tujuan tersebut dapat direalisasikan. Proses pembentukan orientasi masa depan secara umum dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap motivasi, tahap perencananaan, dan tahap evaluasi.
Motivasi adalah suatu dorongan bagi
tingkah laku dengan membuat tujuan serta melangkah menuju tujuan yang dibuat
(Nurmi, 1989). Perencanaan yaitu bagaimana individu merencanakan perwujudan
minat dan tujuan terkait dengan bidang pendidikan yang ingin ditekuninya.
Sedangkan evaluasi adalah proses yang melibatkan pengamatan dan melakukan
penilaian terhadap tingkah laku yang ditampilkan, serta memberikan penguat bagi
diri sendiri (dalam Nurmi, 1989a:16). Orientasi masa depan adalah suatu
gambaran yang berada dalam kognitif individu (Nurmi, 1989). Gambaran tentang
masa depan ini diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan rencana yang disusun oleh
individu untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.
Kelebihan
orientasi masa depan :
v Membuat seseorang memiliki rencana di masa depan.
v Memberikan motivasi untuk terus maju.
Kekurangan orientasi masa depan :
v Apabila hanya sekedar rencana maka akan terbengkalai, hanya
sekedar mimpi.
H.
DAS SEIN DAN DAS SOLLEN.
1.
Das Sein.
Das Sein adalah segala sesuatu yang merupakan implementasi dari segala hal yang
kejadiannya diatur oleh das sollen dan mogen. Dapat dipahami bahwa das sein
merupakan peristiwa konkrit yang terjadi.
Kelebihan Das Sein :
v Tidak hanya teori.
v Langsung pada implementasi.
Kekurangan Das Sein :
v Terkadang tidak dipatuhi.
2.
Das Sollen.
Das Sollen adalah segala sesuatu yang mengharuskan kita untuk berpikir dan
bersikap. Contoh : dunia norma, dunia kaidah dsb. Dapat diartikan bahwa das
sollen merupakan kaidah dan norma serta kenyataan normatif seperti apa yang
seharusnya dilakukan.
Kelebihan Das Sollen :
v Mengharuskan kita untuk berpikir.
v Mengharuskan kita untuk bersikap.
Kekurangan Das Sollen :
v Terkadang hanya sekedar teori.
Salam Lestari Buana Nusantara :)
BalasHapus