Sabtu, 25 Oktober 2014

ANALISIS DINAMIKA MASYARAKAT



ANALISIS DINAMIKA MASYARAKAT

A.           OTORITER DAN DEMOKRASI.
1.      Otoriter.
Otokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya dipegang oleh satu orang. Istilah ini diturunkan dari bahasa Yunani autokrator yang secara harfiah berarti berkuasa sendiri atau penguasa tunggal. Otokrasi biasanya dibandingkan dengan dengan oligarki (kekuasaan minoritas) dan demokrasi (kekuasaan mayoritas). Orang yang melaksanakannya disebut pemimpin yang otoriter.
Kelebihan otokrasi :
v  Konflik dalam masyarakat cenderung berkurang karena adanya pengawasan hal-hal yang dianggap dapat menggoncangkan masyarakat.
v  Mudah membentuk penyeragaman/integritas dan konsensus yang diharapkan
khususnya secara umum pada negara sedang membangun yang memerlukan
kestabilan.
Kekurangan otokrasi :
v  Adanya penekanan terhadap keinginan untuk bebas mengemukakan
pendangan/ pendapat.
v  Mudah terjadi pembredelan penerbitan media yang cenderung
menghancurkan suasana kerja dan lapangan penghasilan yang telah mapan.
v  Tertutupnya kesempatan untuk berkreasi.

Pada gaya kepemimpinan otokrasi, pemimpin mengendalikan semua aspek kegiatan. Pemimpin memberitahukan sasaran apa saja yang ingin dicapai dan cara untuk mencapai sasaran tersebut, baik itu sasaran utama maupun sasaran minornya. Pemimpin juga berperan sebagai pengawas terhadap semua aktivitas anggotanya dan pemberi jalan keluar bila anggota mengalami masalah. Dengan kata lain, anggota tidak perlu pusing memikirkan apapun. Anggota cukup melaksanakan apa yang diputuskan pemimpin.

2.      Demokrasi.
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang semua warga negaranya memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan warga negara berpartisipasi—baik secara langsung atau melalui perwakilan—dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan setara. Demokrasi berasal dari bahasa Yunani demokratia "kekuasaan rakyat" yang terbentuk dari demos "rakyat" dan kratos "kekuatan" atau "kekuasaan".
Kelebihan demokrasi :
v  Kekuasaan ada di tangan rakyat sehingga jalannya pemerintahan sesuai dengan kehendak rakyat.
v  Adanya keterlibatan warga negara (rakyat) dalam pengambilan keputusan politik, baik langsung maupun tidak langsung.
v  Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah.
v  Adanya pembatasan kekuasaan secara konstitusional.
v  Kesamaan dalam hukum dan pemerintahan.
v  Adanya nilai-nilai kebersamaan mencapai tujuan dengan mufakat.
Kekurangan demokrasi :
v  Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas.
v  Pembuatan keputusan memakan waktu yang lama.

B.            TRADISIONAL DAN MODERN.
1.        Tradisional.
Masyarakat tradisional ialah masyarakat yang masih banyak dikuasai oleh adat istiadat lama. Adat istiadat adalah suatu aturan yang sudah mantap dan mencakup segala konsepsi sistem budaya yang mengatur tindakan atau perbuatan manusia dalam kehidupan sosialnya.
Ciri – ciri masyarakat tradisional :
v  Hubungan dalam keluarga dan dalam masyarakat setempat sangat kuat.
v  Organisasi social pada pokoknya didasarkan atas adat istiadat yang terbentuk menurut tradisi.
v  Kepercayaan kuat terhadap kekuatan-kekuatan gaib yang mempengaruhi kehidupan manusia, akan tetapi dapat dikuasai olehnya.
v  Tidak ada lembaga-lembaga khusus untuk memberi pendidikan dalam bidang teknologi. Keterampilan diwariskan oleh orang tua kepada anak sambil berpraktek dengan sedikit teori dan pengalaman dan tidak ada hasil pemikiran atau eksperimen.
v  Tingkat buta huruf relative tinggi.
v  Hukum yang berlaku tidak tertulis, tidak kompleks, dan pokok-pokoknya diketahui dan dipahami oleh semua warga masyarakat yang sudah dewasa.
v  Ekonominya sebagian besar meliputi produksi untuk keperluan keluarga sendiri atau untuk pasaran kecil setempat, sedangkan uang sebagai alat penukar dan alat pengukur harga berperan secara terbatas sekali.
v  Kegiatan ekonomi dan sosial yang memerlukan kerjasama orang banyak dilakukan secara tradisional dengan gotong royong atau tidak dalam konteks hubungan kerja sama antara buruh dengan majikan
Sistem ekonomi tradisional terdapat pada kehidupan masyarakat sederhana yang menggantungkan pada hasil alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kelebihan sistem ekonomi tradisional :
v  Tidak terjadi persaingan usaha karena semua kegiatan dilakukan berdasarkan kebiasaan.
v  Kegiatan yang dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
v  Dengan sifat kekeluargaannya, masyarakat hidup dalam kebersamaan.
Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional :
v  Hasil produksi terbatas sehingga masyarakat tidak berusaha mencari keuntungan atau laba.
v  Pola pikir masyarakat tidak berkembang karena diakibatkan oleh pengaruh tradisi.
v  Tidak memperhitungkan efisiensi dan penggunaan sumber daya.
v  Kegiatan ekonomi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup saja, tidak untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan.

2.        Modern.
Masyarakat modern adalah masyarakat yang sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya yang terarah ke kehidupan dalam peradaban dunia masa kini. Masyarakat modern relatif bebas dari kekuasaan adat-istiadat lama. Karena mengalami perubahan dalam perkembangan zaman dewasa ini.
Modernisasi merupakan hasil dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang sekarang ini. Tingkat teknologi dalam membangun modernisasi betul-betul dirasakan dan dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, dari kota metropolitan sampai ke desa-desa terpencil.
Kelebihan modernisasi :
v  Perubahan Tata Nilai dan Sikap, adanya modernisasi dalam zaman sekarang ini bisa dilihat dari cara berpikir masyarakat yang irasional menjadi rasional.
v  Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pula yang membentuk masa modernisasi yang terus kian berkembang dan maju di waktu sekarang ini.
v  Tingkat Kehidupan yang lebih Baik. Dibukanya industri atau industrialisasi berdasarkan teknologi yang sudah maju menjadikan nilai dalam memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih, dan juga merupakan salah satu usaha mengurangi pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, hal ini juga dipengaruhi tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang membantu perkembangan modernisasi.

Kelemahan modernisasi :
v  Pola Hidup Konsumtif. Perkembangan teknologi industri yang sudah modern dan semakin pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk menkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada, sesuai dengan kebutuhan masing – masing.
v  Sikap Individualistik. Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Padahal manusia diciptakan sebagai makhluk sosial.
v  Gaya Hidup Kebarat-baratan. Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
v  Kesenjangan Sosial. Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lainnya. Dengan kata lain individu yang dapat terus mengikuti perkembangan jaman memiliki kesenjangan tersendiri terhadap individu yang tidak dapat mengikuti suatu proses modernisasi tersebut. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan sosial antara individu satu dengan lainnya, yang bisa disangkutkan sebagai sikap individualistik.
v  Kriminalitas. Kriminalitas sering terjadi di kota-kota besar karena menipisnya rasa kekeluargaan, sikap yang individualisme, adanya tingkat persaingan yang tinggi dan pola hidup yang konsumtif.

C.      AGRARIS DAN TEKNOLOGI
1.      Agraris.
Agraris dapat dikatakan juga dengan istilah pertanian. Negara agraris adalah negara yang sebagian besar penduduknya mempunyai mata pencaharian sebagai petani. Mata pencaharian utama masyarakat pada umumnya adalah petani. Berbagai hasil pertanian diunggulkan sebagai tulang punggung perekonomian. Para petani pun mendapat posisi yang mulia dengan berbagai pandangan, bantuan dan dukungan baginya.
Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa difahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam (bahasa Inggris: crop cultivation) serta pembesaran hewan ternak (raising), meskipun cakupannya dapat pula berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan.
Kelebihan masyarakat agraris:
v  Setiap masyarakat termotivasi untuk menjadi produsen.
v  Produksi tidak ditujukan untuk mencari keuntungan saja tetapi juga untuk menjaga keseimbangan alam.
v  Dalam hal pangan tidak akan mengalami kesulitan karena mampu menghasilkan pangan sendiri tanpa harus mengimpor dari luar.
v  Memungkinkan rakyat memiliki mata pencaharian dengan bertani.

Kekurangan masyarakat agraris :
v  Jenis dan jumlah pangan yang dihasilkan sering tidak mencukupi kebutuhan.
v  Kekurangan bahan untuk mengolah lahan sehingga sering membeli dari luar.
v  Kurangnya sember daya manusia sehingga hanya terpaku pada pertanian saja.

2.         Teknologi.
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.  Menurut Poerbahawadja Harahap, Teknologi adalah : 1) Ilmu yang menyelidiki cara- cara kerja di dalam tehnik; 2) Ilmu pengetahuan yang digunakan dalam pabrik- pabrik dan industri- industri.
Teknologi masa kini telah banyak berkembang di masyarakat. Penggunaan teknologi oleh manusia sendiri diawali dengan alat-alat sederhana yang dibuat oleh manusia pada jaman dahulu. Contohnya saja pada teknologi otomotif, mungkin roda saat ini dianggap oleh manusia hanya biasa saja. Namun pada jaman dahulu teknologi tersebut adalah teknologi paling inovatif, karena roda sangat membantu manusia untuk perjalanan. Namun jika dibandingkan dengan teknologi jaman sekarang, roda mungkin hanya tinggal sejarah. Namun, teknologi jaman sekarang masih terus berkembang pesat dan menciptakan inovasi dan karya-karya terbaru.
Kelebihan teknologi :
v  Mempermudah dan mempercepat pekerjaan yang kita lakukan.
v  Mempermudah dan mempercepat penyebaran informasi.
v  Banyaknya penggunaan teknologi semakin membukan lowongan kerja.
v  Membuka peluang bisnis bagi seseorang dengan teknologi.
v  Dapat menghemat waktu dan tenaga dalam mengerjakan sesuatu.

Kekurangan teknologi :
v  Manusia semakin tergantung dengan teknologi.
v  Menurunnya semangat belajar karena adanya teknologi.
v  Isu SARA, kekerasan dan pornografi menjadi hal yang biasa.
v  Meningkatnya tindak kejahatan dalam teknologi.

D.      KONSUMTIF DAN PRODUKTIF.
1.      Konsumtif.
Konsumtif diartikan sebagai pemakaian (pembelian) atau pengonsumsian barang-barang yang sifatnya karena tuntutan gengsi semata dan bukan menurut tuntutan kebutuhan yang dipentingkan (Barry, 1994). Oleh karena itu, arti kata konsumtif (consumtive) adalah boros atau perilaku yang boros, yang mengonsumsi barang atau jasa secara berlebihan. 
Dalam arti luas konsumtif adalah perilaku berkonsumsi yang boros dan berlebihan, yang lebih mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, serta tidak ada skala prioritas atau juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bermewah-mewah.
Dampak perilaku konsumtif :
v  Mengakibatkan keuangan yang tidak stabil.
v  Mengakibatkan pembelian barang yang tidak tepat guna sehingga terkadang tidak terpakai (mubadzir).
v  Mematikan tingkat kreatifitas pada diri seseorang.

2.      Produktif.
Produktif adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu atau banyak mendatangkan hasil. Dengan kata lain, produktif dapat diartikan sebagai menghasilkan sesuatu.
Dampak perilaku produktif :
v  Pengaturan keuangan yang stabil.
v  Menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
v  Meningkatkan kreatifitas dalam diri seseorang.
v  Dapat menyediakan lapangan kerja untuk orang lain.

E.       RASIONAL DAN IRASIONAL.
1.      Rasional.
Rasional diambil dari kata bahasa inggris rational yang mempunyai definisi yaitu dapat diterima oleh akal dan pikiran dapat dipahami sesuai dengan kemampuan otak. Hal-hal yang rasional adalah suatu hal yang di dalam prosesnya dapat dimengerti sesuai dengan kenyataan dan realitas yang ada. Biasanya kata rasional ditujukan untuk suatu hal atau kegiatan yang masuk diakal dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Rasional juga berarti norma - norma yang sudah baku di dalam masyarakat dan telah menjadi suatu hal yang biasa dan permanen.
Contoh dari tindakan rasional antara lain seperti:
·         Seorang penjahat diadili karena kejahatannya.
·         Seseorang diberi hadiah karena sudah menolong orang lain.
·         Seseorang harus menabung agar menjadi orang kaya.
·         Seseorang tidak mempercayai hal - hal yang belum dilihatnya.
·         Seseorang akan lebih berhati hati pada malam hari.
Kelebihan berpikir rasional :
v  Memiliki cara pandang yang kritis terhadap suatu hal.
v  Sangat membantu dalam hal yang berhubungan dengan ilmiah.
v  Dapat menemukan kebenaran suatu hal secara rasional.
v  Mengembangkan kapasitas intelektual.
Kekurangan berpikir rasional :
v  Orang yang selalu mengutamakan hal-hal yang rasional saja terkadang tidak percaya terhadap hal-hal yang bersifat supra rasional.

2.      Irasional.
Irasional adalah sesuatu yang tidak dapat diterima oleh akal atau hal lain yang berada di luar jangkauan rasionalitas manusia dan bertentangan dengan akal budi manusia yang sehat. Contohnya yakni kasus orang yang secara tiba-tiba kaya mendadak melalui minyak penglaris dari dukun termasuk dalam kategori ini.
Kelebihan berpikir irasional :
v  Orang seperti ini biasanya pandai berintuisi.
v  Jika ia seorang pengarang tentu akan bermanfaat untuk didirnya.

Kekurangan berpikir irasional :
v  Takut akan hal-hal yang tidak masuk akal.
v  Akan dianggap oleh sebagian orang sebagai orang yang kurang normal.

F.       SISTEM TERTUTUP DAN SISTEM TERBUKA (INDUSTRIALISASI).

1.         Sistem Tertutup.
Sistem tertutup merupakan suatu keadaan ekonomi yang masyarakatnya merupakan masyarakat agraris dan tidak melek atau tidak kenal teknologi.
Kelebihan sistem tertutup :
v  Tetap terjaganya keseimbangan alam.
v  Lebih banyak membutuhkan tenaga manusia sehingga manusia tidak malas.

Kekurangan sistem tertutup :
v  Menjadikan masyarakat semakin tertinggal dari bangsa lain.
v  Lebih banyak memakan waktu dan tenaga.

2.         Sistem Terbuka (Industrialisasi).
Industrialisasi adalah suatu proses perubahan sosial ekonomi yang mengubah sistem pencaharian masyarakat agraris menjadi masyarakat industri. Industrialisasi juga bisa diartikan sebagai suatu keadaan dimana masyarakat berfokus pada ekonomi yang meliputi pekerjaan yang semakin beragam (spesialisasi), gaji, dan penghasilan yang semakin tinggi. Industrialisasi adalah bagian dari proses modernisasi dimana perubahan sosial dan perkembangan ekonomi erat hubungannya dengan inovasi teknologi.
Kelebihan sistem terbuka :
v  Hemat waktu dan tenaga.
v  Penghasilan yang berlipat.
v  Tidak tertinggal dari bangsa lain.
v  Banyaknya inovasi.
v  Pekerjaan yang beragam.
Kekurangan sistem terbuka :
v  Meningkatnya pencemaran lingkungan.
v  Dunia bisnis yang tidak jujur.
v  Masalah kesehatan akibat industri.

G.      ORIENTASI MASYARAKAT DAN ORIENTASI MASA DEPAN.

1.      Orientasi Masyarakat.
Orientasi masyarakat adalah peninjauan untuk menentukan sikap (arah, tempat, dsb) yg tepat dan benar oleh suatu masyarakat.

Kelebihan orientasi masyarakat :
v  Mendidik masyarakat agar menjadi masyarakat yang berdaya guna.

Kekurangan orientasi masyarakat :
v  Terkadang tidak permanen.
v  Berlaku sementara.

2.      Orientasi Masa Depan.
Orientasi masa depan menurut Nurmi (1989) merupakan gambaran yang dimiliki individu tentang dirinya dalam konteks masa depan. Gambaran ini
memungkinkan individu untuk menentukan tujuan-tujuannya, dan mengevaluasi sejauh mana tujuan-tujuan tersebut dapat direalisasikan. Proses pembentukan orientasi masa depan secara umum dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap motivasi, tahap perencananaan, dan tahap evaluasi.
Motivasi adalah suatu dorongan bagi tingkah laku dengan membuat tujuan serta melangkah menuju tujuan yang dibuat (Nurmi, 1989). Perencanaan yaitu bagaimana individu merencanakan perwujudan minat dan tujuan terkait dengan bidang pendidikan yang ingin ditekuninya. Sedangkan evaluasi adalah proses yang melibatkan pengamatan dan melakukan penilaian terhadap tingkah laku yang ditampilkan, serta memberikan penguat bagi diri sendiri (dalam Nurmi, 1989a:16). Orientasi masa depan adalah suatu gambaran yang berada dalam kognitif individu (Nurmi, 1989). Gambaran tentang masa depan ini diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan rencana yang disusun oleh individu untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.

Kelebihan orientasi masa depan :
v  Membuat seseorang memiliki rencana di masa depan.
v  Memberikan motivasi untuk terus maju.
Kekurangan orientasi masa depan :
v  Apabila hanya sekedar rencana maka akan terbengkalai, hanya sekedar mimpi.


H.    DAS SEIN DAN DAS SOLLEN.

1.      Das Sein.
Das Sein adalah segala sesuatu yang merupakan implementasi dari segala hal yang kejadiannya diatur oleh das sollen dan mogen. Dapat dipahami bahwa das sein merupakan peristiwa konkrit yang terjadi.
Kelebihan Das Sein :
v  Tidak hanya teori.
v  Langsung pada implementasi.

Kekurangan Das Sein :
v  Terkadang tidak dipatuhi.
2.      Das Sollen.
Das Sollen adalah segala sesuatu yang mengharuskan kita untuk berpikir dan bersikap. Contoh : dunia norma, dunia kaidah dsb. Dapat diartikan bahwa das sollen merupakan kaidah dan norma serta kenyataan normatif seperti apa yang seharusnya dilakukan.
Kelebihan Das Sollen :
v  Mengharuskan kita untuk berpikir.
v  Mengharuskan kita untuk bersikap.

Kekurangan Das Sollen :
v  Terkadang hanya sekedar teori.




1 komentar: